Manusia Serigala

Posted: April 4, 2011 in Horor
Tags: , , ,
manusia serigala

Penerbit : Paradoks (Kompas Gramedia)

Manusia Serigala

“Mia!” Sukiman menjerit. “Lakukanlah sekarang juga, Mia!”

Di liang lahat, Mia pelan-pelan merebahkan diri di sisi jenazah ibunya. Pipi jenazah itu ia usap dengan penuh kasih sayang, dan ia berkata penuh cinta, “Kita tidur, Ibu? Kita tidur yaa…?”

Sukiman tidak lagi mendengar apa yang diucapkan dan tidak tahan menyaksikan apa yang dilihatnya. Perasaan takut dan kalap telah menguasai dirinya sedemikian rupa. Ia cemburu setengah mati, tidak peduli kecemburuan itu ia tujukan pada seorang ibu. Dengan kemarahan membabibuta, Sukiman terjun ke liang lahat dan menghunjamkan mata lembing sampai tenggelam di lambung jenazah ibu Sumiati.

Dan tragedi mengerikan itu pun akhirnya terjadi.

Tragedi yang diawali oleh salah seorang anak buah Karaeng Galesung, kepala pasukan pelaut Makassar yang dahulu kala membantu Pangeran Trunojoyo mempertahankan Kerajaan Kediri dari serbuan pasukan VOC. Kecewa dan marah oleh pengkhianatan yang berakibat terbunuhnya Pangeran Trunojoyo, si pelaut Makassar melarikan diri sambil menuntut ilmu ke hutan perawan di kaki gunung Kawi. Malang menimpa, ia melakukan kesalahan fatal dan berbuntut kutukan yang di masa kini harus ikut diemban oleh Mia. “Hidup atau matilah sebagai serigala!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s