Posts Tagged ‘novel roman’

Stupid in Love

Posted: July 31, 2011 in Roman
Tags: , ,
Stupid In Love

Penerbit : Pustaka Anggrek (Kelompok Galangpress)

Stupid in Love

Sang nenek sudah menasihati, “Jangan kembali ke kota, Cucuku. Kota akan membuat kau lalai dan lupa diri seperti ayah dan pamanmu. Ya Allah, Cucuku. Andai tak terlarang mengata-ngatai orang yang sudah mati, maulah rasanya aku mengutuk mereka berdua. Kalau tidak karena mereka, maka anakku satu-satunya yakni ibumu, tentulah masih hidup…!”

Akan tetapi Erika punya pandangan lain, dan lebih suka menurutkan kata hati. Yang berujung pada sebuah pertanyaan mengerikan dan ia tujukan pada kekasihnya tercinta, “Anak siapa sesungguhnya bayi yang kukandung, Alex?” Dan berakhir pada sebuah keputusan, “Baiklah. Karena itu yang kau inginkan, akan kugugurkan kandunganku sekarang juga. Dan semoga kematiannya ikut mengutuk dirimu sampai kau mati, sampai kau membusuk di neraka…!”

Lalu Erika menyambar jambangan bunga dari atas meja tamu, menghantamkannya ke tangan kursi yang ia duduki, dan dengan kecepatan yang nyaris tidak dapat ditangkap mata, ujung tajam pecahan jambang dari campuran kristal dan kaca itu ia hunjamkan dengan cepat dan kuat. Langsung ke lambung sendiri.

Semua berawal dari munculnya sosok-sosok tak dikenal dalam kegelapan, yang menari-nari liar, mengajak, mengundang, menghina, sekaligus menggoda…!

Beauty Affair

Posted: July 31, 2011 in Roman
Tags: ,
Beauty Affair

Penerbit : Pustaka Anggrek (Kelompok Galangpress)

Beauty Affair

Ida tidak saja cantik.

Ida juga seorang binaragawati top di kampus. Tak heran, ia bukan saja jadi rebutan, tetapi bahkan dijadikan taruhan oleh banyak mahasiswa pria.

Sayangnya, Ida tak dapat disentuh. Tapi Zain nekat menyentuh Ida. Dan dengan akal bulusnya, Zain berhasil memenangkan taruhan. Lebih dari itu, Zain pun berhasil menggaet Ida ke jenjang pelaminan. Lama kemudian barulah ia sadari, bahwa ada yang keliru dalam pilihan dan pandangan mereka berdua.

Susi yang memperlihatkan kekeliruan itu. Susi yang cantik dan sexy. Susi memang hanya seorang perempuan lugu, sederhana, dan bukan pula dari kalangan terhormat. Tetapi Susi juga seorang perempuan. Lengkap dengan impian-impiannya.

Impian seorang perempuan.